Sabtu, 10 Desember 2011

PEMBUMIAN LISTRIK

Bab.1
Tahanan Jenis Tanah
Tahanan jenis tanah berbeda-beda pada tiap tempat di dunia dan berubah - ubah
setiap musim. Tahanan jenis tanah ditentukan berdasarkan kandungan
elektrolitnya yaitu berupa titik embun, mineral dan kandungan garamnya. Area
tanah yang kering akan mempunyai tahanan jenis tanah yang tinggi apabila
mengandung garam yang tidak mudah larut.

Pentingnya tahanan jenis tanah ini untuk diketahui karena tahanan jenis
tanah mempunyai beberapa manfaat yaitu :

1. Beberapa data yang diperoleh dari survey geofisika dibawah permukaan bumi
dapat membantu untuk identifikasi lokasi pertambangan, kedalaman batubatuan
dan phenomena-phenomena geologi lainnya.
2. Tahanan jenis tanah mempunyai pengaruh langsung terhadap korosi pipa-pipa bawah tanah. Apabila tahanan jenis tanah semakin meningkat maka aktivitas
korosi akan semakin meningkat pula.
3. Tahanan jenis lapisan tanah mempunyai pengaruh langsung dalam sistem
pembumian. Ketika merencanakan sistem pembumian, sebaiknya dicari lokasi
yang mempunyai tahanan jenis tanah yang terkecil agar tercapai instalasi
pembumian yang paling ekonomis.

Faktor keseimbangan antara tahanan pembumian dan kapasitansi di
sekelilingnya adalah tahanan jenis tanah yang direpresentasikan dengan r. Harga
tahanan jenis tanah dalam kedalaman tertentu tergantung pada beberapa faktor
yaitu :
1. Jenis tanah : liat, berpasir, berbatu dan lain-lain.
2. Lapisan tanah : berlapis-lapis dengan tahanan jenis berlainan atau seragam.
3. Komposisi kimia dari larutan garam dalam kandungan air
4. Kelembaban tanah
5. Temperatur tanah
6. Kepadatan tanah

Pengaruh Keadaan Struktur Tanah

Tahanan jenis tanah bervariasi dari 500 sampai 50000 Ohm per cm3.
kadang-kadang harga ini dinyatakan dalam Ohm-cm. Pernyataan Ohm-cm
merepresentasikan tahanan di antara dua permukaan yang berlawanan dari suatu
volume tanah yang berisi 1 cm3. Kesulitan yang biasa dijumpai dalam mengukur
tahanan jenis tanah adalah bahwa dalam kenyataannya komposisi tanah tidaklah
homogen pada seluruh volume tanah, dapat bervariasi secara vertikal maupun
horizontal, sehingga pada lapisan tertentu mungkin terdapat dua atau lebih jenis
tanah dengan tahanan jenis yang berbeda. Untuk memperoleh harga sebenarnya
dari tahanan jenis tanah, harus dilakukan pengukuran langsung ditempat dengan
memperbanyak titik pengukuran.
Pengaruh Unsur Kimia

Untuk mendapatkan tahanan jenis tanah yang lebih rendah, komposisi
kimia tanah diubah dengan memberikan garam pada tanah dekat elektroda
pembumian. Cara ini hanya baik untuk sementara sebab proses penggaraman
harus dilakukan secara periodik, sedikitnya 6 (enam) bulan sekali.
Cara lain untuk mendapatkan tahanan jenis tanah yang rendah adalah
dengan memberikan air atau membasahi tanah. Harga tahanan jenis tanah pada
kedalaman yang terbatas sangat tergantung dengan keadaan cuaca. Untuk
mendapatkan tahanan jenis tanah rata-rata untuk keperluan perencanaan, maka
diperlukan penyelidikan atau pengukuran dalam jangka waktu tertentu.

Pengaruh Iklim

Untuk mengurangi variasi tahanan jenis tanah akibat pengaruh musim,
pembumian dapat dilakukan dengan menanam elektroda pembumian sampai
mencapai kedalaman di mana terdapat air tanah. Kadangkala kelembaban dan
temperatur bervariasi di sekitar elektroda pembumian sehingga harga tahanan
jenis tanah harus diambil untuk keadaan yang paling buruk, yaitu pada keadaan
tanah kering dan dingin.
Tahanan jenis tanah akan dipengaruhi pula oleh besar kecilnya konsentrasi
air tanah atau kelembaban tanah jika konduktivitas tanah semakin besar maka
tahanan jenis tanah semakin kecil.

Pengaruh Temperatur Tanah

Temperatur tanah sekitar elektroda pembumian juga berpengaruh pada
besarnya tahanan jenis tanah. Hal ini terlihat sekali pengaruhnya pada temperatur
di bawah titik beku air (0°C). Di bawah harga ini penurunan temperatur yang
sedikit saja akan menyebabkan kenaikan harga tahanan jenis tanah dengan cepat.
Gejala di atas dapat dijelaskan sebagai berikut ; pada temperatur di bawah
titik beku air (0°C) , air di dalam tanah akan membeku, molekul-molekul air
dalam tanah sulit untuk bergerak, sehingga daya hantar listrik tanah menjadi
rendah sekali. Bila temperatur tanah naik, air akan berubah menjadi fase cair,
molekul-molekul dan ion-ion bebas bergerak sehingga daya hantar listrik tanah
menjadi besar atau tahanan jenis tanah turun. Pengaruh temperatur terhadap
tahanan jenis tanah dapat dihitung dengan rumus di bawah ini :
( t) t r =r 1+a 0
dimana :
r t = tahanan jenis tanah pada t°C.
r o = tahanan jenis tanah pada 0°C
a o = koefisien temperatur tahanan per °C pada 0°
t = temperatur yang timbul (°C)
Bab.2
Pengukuran tahanan dan jenis tanah

Berdasarkan Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000)
tahanan jenis tanah dari berbagai jenis tanah dapat dilihat pada


Jenis Tanah
Tahanan Jenis Tanah (W-m)
Tanah Rawa
30
Tanah Liat dan Tanah Ladang
100
Pasir Basah
200
Kerikil Basah
500
Pasir dan Kerikil Kering
1000
Tanah Berbatu
3000

Untuk perhitungan digunakan Tabel  Resistansi Rata-rata Jenis Tanah


Jenis Tanah
Resistansi Jenis (Ohm - meter)
Tanah organik yg basah
10
Tanah basah
100
Tanah kering
1000
Lapisan tanah keras
10000

Metoda yang paling akurat dalam pelaksanaan pengukuran tahanan jenis tanah
rata-rata adalah dengan menggunakan metoda 4 titik. Elektroda kecil sebanyak 4
batang ditanam dalam 4 lobang pada kedalaman b dan diberi jarak (pada suatu
garis lurus) sebesar a. Arus uji I dialirkan diantara dua elektroda terluar dan
potensial V diantara 2 elektroda terdalam diukur dengan voltmeter dengan
impedansi yang tinggi. Kemudian V/I memberi nilai tahanan R dalam W.
Ada dua variasi metoda ini yaitu :

1.      metoda Wenner
Dengan metoda ini elektroda diatur dengan jarak yang sama (Gbr 2.10a.)
bila a sebagai jarak antara dua elektroda berdekatan, maka tahanan jenis r
adalah :




Harus dicatat bahwa persamaan ini tidak berlaku untuk batang pembumian
yang ditanam sedalam b; persamaan ini hanya berlaku untuk elektroda kecil
yang ditanam pada kedalaman b, dengan kawat penghubung berisolasi.
Bagaimanapun pada prakteknya, 4 batang elektroda biasanya ditempatkan
segaris sejauh a dengan kedalaman kurang dari 0,1 a. Dengan demikian kita
dapat mengasumsikan b = 0 dan Persamaan diatas menjadi :
r = 2paR
Penjelasan secara matematis mengenai metode wenner ini dapat dilihat sbb:

Gambar. metoda wenner

2.    Schlumberger-Palmer
Salah satu masalah pada metoda Wenner adalah pengurangan secara cepat
nilai potensial antara dua elektroda sebelah dalam bila jarak keduanya
ditingkatkan pada nilai yang relatif besar. Seringkali instrumen komersil tidak
cukup melakukan proses pengukuran pada nilai potensial rendah. Untuk
mengukur tahanan jenis dengan jarak yang jauh antara elektroda arus dapat
digunakan. Probe tegangan dibuat semakin dekat dengan elektroda arus.
Ini akan meningkatkan nilai potensial yang diukur.

Rumusan yang digunakan dalam permasalahan ini dapat ditentukan secara
mudah. Bila kedalaman elektroda b relatif kecil terhadap jarak d dan c maka
tahanan jenis yang diukur dapat dihitung dengan menggunakan persamaan :
r = p c (c + d ) R/d


konsep , prinsip , prosedur , strategi , metode , model , desain .


1.     Konsep
( Woodruf ) mendefinisikan konsep sebagai adalah suatu gagasan/ide yang relatif sempurna dan bermakna, suatu pengertian tentang suatu objek, produk subjektif yang berasal dari cara seseorang membuat pengertian terhadap objek-objek atau benda-benda melalui pengalamannya (setelah melakukan persepsi terhadap objek/benda). Pada tingkat konkrit, konsep merupakan suatu gambaran mental dari beberapa objek atau kejadian yang sesungguhnya. Pada tingkat abstrak dan komplek, konsep merupakan sintesis sejumlah kesimpulan yang telah ditarik dari pengalaman dengan objek atau kejadian tertentu.
( Wikipedia ) mendefinisikan Konsep merupakan abstrak, entitas mental yang universal yang menunjuk pada kategori atau kelas dari suatu entitas, kejadian atau hubungan. Pengertian Konsep sendiri adalah universal di mana mereka bisa diterapkan secara merata untuk setiap extensinya. Konsep juag dapat diartikan pembawa arti.
2.     Prinsip
( Wikipedia ) menjelaskan Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang atau kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. Sebuah prinsip merupakan roh dari sebuah perkembangan ataupun perubahan, dan merupakan akumulasi dari pengalaman ataupun pemaknaan oleh sebuah obyek atau subyek tertentu.
3.      Prosedur
( Wikipedia ) menjelaskan Prosedur adalah serangkaian aksi yang spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan cara yang sama agar selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama (contohnya prosedur kesehatan dan keselamatan kerja).Lebih tepatnya, kata ini bisa mengindikasikan rangkaian aktivitas, tugas-tugas, langkah-langkah, keputusan-keputusan, perhitungan-perhitungan dan proses-proses, yang dijalankan melalui serangkaian pekerjaan yang menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan, suatu produk atau sebuah akibat. Sebuah prosedur biasanya mengakibatkan sebuah perubahan.
4.     Strategi
Ø  Strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian  kegiatan  yang  didisain  untuk mencapai  tujuan  pendidikan  tertentu
(J.R. David dalam  Sanjaya, 2008:126). 

Ø  strategi  pembelajaran  adalah  suatu  kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien (Kemp dalam Sanjaya, 2008:126). 


Ø  Dalam konteks pengajaran strategi bisa diartikan sebagai suatu pola umum tindakan guru-peserta didik dalam manifestasi aktivitas pengajaran
(Ahmad  Rohani,  2004  :  32). 


Ø  Nana  Sudjana  menjelaskan  bahwa  strategi  mengajar  (pengajaran)  adalah “taktik”  yang  digunakan  guru  dalam melaksanakan  proses  belajar mengajar (pengajaran) agar dapat mempengaruhi para  siswa  (peserta  didik) mencapai tujuan pengajaran secara lebih efektif dan efisien
(Nana Sudjana dalam Rohani, 2004:34).




5.     Metode
( Wikipedia ) menjelaskan Metode dapat mengacu kepada beberapa hal berikut:Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka, metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.



6.     Model
( Wikipedia ) menjelaskan Model adalah rencana, representasi, atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket, bentuk prototipe), model citra (gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan matematis.


7.     Desain
( Wikipedia ) menjelaskan Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata "desain" bisa digunakan baik sebagai kata bendamaupun kata kerja. Sebagai kata kerja, "desain" memiliki arti "proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru". Sebagai kata benda, "desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.







TAKSONOMI BLOOM

Taksonomi Bloom merujuk pada taksonomi yang dibuat untuk tujuan pendidikan. Taksonomi ini pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya.
Tujuan pendidikan dibagi ke dalam tiga domain, yaitu:
1. Cognitive Domain (Ranah Kognitif), yang berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan, pengertian, dan keterampilan berpikir.
2. Affective Domain (Ranah Afektif) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, dan cara penyesuaian diri.
3. Psychomotor Domain (Ranah Psikomotor) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik seperti tulisan tangan, mengetik, berenang, dan mengoperasikan mesin.
Beberapa istilah lain yang juga menggambarkan hal yang sama dengan ketiga domain tersebut di antaranya seperti yang diungkapkan oleh Ki Hajar Dewantoro, yaitu: cipta, rasa, dan karsa. Selain itu, juga dikenal istilah: penalaran, penghayatan, dan pengamalan.
Dari setiap ranah tersebut dibagi kembali menjadi beberapa kategori dan subkategori yang berurutan secara hirarkis (bertingkat), mulai dari tingkah laku yang sederhana sampai tingkah laku yang paling kompleks. Tingkah laku dalam setiap tingkat diasumsikan menyertakan juga tingkah laku dari tingkat yang lebih rendah, seperti misalnya dalam ranah kognitif, untuk mencapai “pemahaman” yang berada di tingkatan kedua juga diperlukan “pengetahuan” yang ada pada tingkatan pertama.


1. Domain Kognitif

Bloom membagi domain kognisi ke dalam 6 tingkatan. Domain ini terdiri dari dua bagian: Bagian pertama berupa adalah Pengetahuan (kategori 1) dan bagian kedua berupa Kemampuan dan Keterampilan Intelektual (kategori 2-6)

1.1. Pengetahuan (Knowledge)

Berisikan kemampuan untuk mengenali dan mengingat peristilahan, definisi, fakta-fakta, gagasan, pola, urutan, metodologi, prinsip dasar, dsb. Sebagai contoh, ketika diminta menjelaskan manajemen kualitas, orang yg berada di level ini bisa menguraikan dengan baik definisi dari kualitas, karakteristik produk yang berkualitas, standar kualitas minimum untuk produk, dsb.

1.2. Pemahaman (Comprehension)

Dikenali dari kemampuan untuk membaca dan memahami gambaran, laporan, tabel, diagram, arahan, peraturan, dsb. Sebagai contoh, orang di level ini bisa memahami apa yg diuraikan dalam fish bone diagram, pareto chart, dsb.

1.3. Aplikasi (Application)

Di tingkat ini, seseorang memiliki kemampuan untuk menerapkan gagasan, prosedur, metode, rumus, teori, dsb di dalam kondisi kerja. Sebagai contoh, ketika diberi informasi tentang penyebab meningkatnya reject di produksi, seseorang yg berada di tingkat aplikasi akan mampu merangkum dan menggambarkan penyebab turunnya kualitas dalam bentuk fish bone diagram atau pareto chart.

1.4. Analisis (Analysis)

Di tingkat analisis, seseorang akan mampu menganalisa informasi yang masuk dan membagi-bagi atau menstrukturkan informasi ke dalam bagian yang lebih kecil untuk mengenali pola atau hubungannya, dan mampu mengenali serta membedakan faktor penyebab dan akibat dari sebuah skenario yg rumit. Sebagai contoh, di level ini seseorang akan mampu memilah-milah penyebab meningkatnya reject, membanding-bandingkan tingkat keparahan dari setiap penyebab, dan menggolongkan setiap penyebab ke dalam tingkat keparahan yg ditimbulkan.

1.5. Sintesis (Synthesis)

Satu tingkat di atas analisa, seseorang di tingkat sintesa akan mampu menjelaskan struktur atau pola dari sebuah skenario yang sebelumnya tidak terlihat, dan mampu mengenali data atau informasi yang harus didapat untuk menghasilkan solusi yg dibutuhkan. Sebagai contoh, di tingkat ini seorang manajer kualitas mampu memberikan solusi untuk menurunkan tingkat reject di produksi berdasarkan pengamatannya terhadap semua penyebab turunnya kualitas produk.

1.6. Evaluasi (Evaluation)

Dikenali dari kemampuan untuk memberikan penilaian terhadap solusi, gagasan, metodologi, dsb dengan menggunakan kriteria yang cocok atau standar yg ada untuk memastikan nilai efektivitas atau manfaatnya. Sebagai contoh, di tingkat ini seorang manajer kualitas harus mampu menilai alternatif solusi yg sesuai untuk dijalankan berdasarkan efektivitas, urgensi, nilai manfaat, nilai ekonomis, dsb

2. Domain Afektif

Pembagian domain ini disusun Bloom bersama dengan David Krathwol.

2.1. Penerimaan (Receiving/Attending)

Kesediaan untuk menyadari adanya suatu fenomena di lingkungannya. Dalam pengajaran bentuknya berupa mendapatkan perhatian, mempertahankannya, dan mengarahkannya.

2.2. Tanggapan (Responding)

Memberikan reaksi terhadap fenomena yang ada di lingkungannya. Meliputi persetujuan, kesediaan, dan kepuasan dalam memberikan tanggapan.

2.3. Penghargaan (Valuing)

Berkaitan dengan harga atau nilai yang diterapkan pada suatu objek, fenomena, atau tingkah laku. Penilaian berdasar pada internalisasi dari serangkaian nilai tertentu yang diekspresikan ke dalam tingkah laku.

2.4. Pengorganisasian (Organization)

Memadukan nilai-nilai yang berbeda, menyelesaikan konflik di antaranya, dan membentuk suatu sistem nilai yang konsisten.

2.5. Karakterisasi Berdasarkan Nilai-nilai (Characterization by a Value or Value Complex)

Memiliki sistem nilai yang mengendalikan tingkah-lakunya sehingga menjadi karakteristik gaya-hidupnya.

3. Domain Psikomotor

3.1. Persepsi (Perception)

Penggunaan alat indera untuk menjadi pegangan dalam membantu gerakan.

3.2. Kesiapan (Set)

Kesiapan fisik, mental, dan emosional untuk melakukan gerakan.

3.3. Guided Response (Respon Terpimpin)

Tahap awal dalam mempelajari keterampilan yang kompleks, termasuk di dalamnya imitasi dan gerakan coba-coba.

3.4. Mekanisme (Mechanism)

Membiasakan gerakan-gerakan yang telah dipelajari sehingga tampil dengan meyakinkan dan cakap.

3.5. Repon Tampak yang Kompleks (Complex Overt Response)

Gerakan motoris yang terampil yang di dalamnya terdiri dari pola-pola gerakan yang kompleks.

3.6. Penyesuaian (Adaptation)

Keterampilan yang sudah berkembang sehingga dapat disesuaikan dalam berbagai situasi.

3.7. Penciptaan (Origination)

Membuat pola gerakan baru yang disesuaikan dengan situasi atau permasalahan tertentu.




TAKSONOMI REVISI ABDERSON



Anderson Revisi Taksonomi

Selama 1990-an, Lorin Anderson (mantan mahasiswa Benjamin Bloom) memimpin tim psikolog kognitif dalam meninjau taksonomi dengan maksud untuk memeriksa relevansi taksonomi seperti yang kita memasuki abad kedua puluh satu.
Sebagai hasil dari penyelidikan sejumlah perbaikan signifikan yang dibuat dengan struktur yang ada. Sebelum beralih ke contoh bagaimana Taksonomi baru direvisi dapat diterapkan, maka akan lebih tepat pada saat ini untuk membuat kedua revisi dan alasan untuk perubahan explicit.Figure1 bawah menguraikan baik 'lama' dan'baru' taksonomi:
MENGINGAT
Mengakui, daftar, menggambarkan, mengidentifikasi mengambil, nama ....
Dapatkah informasi RECALL siswa?
MEMAHAMI
Menafsirkan, contoh, meringkas, menyimpulkan, parafrase ... ..
Dapatkah siswa MENJELASKAN ide atau konsep?
MENERAPKAN
Menerapkan, melaksanakan, gunakan ...
Dapatkah siswa USE pengetahuan baru di lain situasi akrab?
MENGANALISA
Bandingkan, atribut, mengatur, mendekonstruksi ...
Siswa dapat membedakan antara bagian-bagian penyusunnya?
MENGEVALUASI
Periksa, kritik, hakim berpendapat ...
Dapatkah siswa MEMBENARKAN suatu keputusan atau tindakan?
MENCIPTAKAN
Merancang, membangun, merencanakan, memproduksi ...
Dapatkah siswa Menghasilkan produk baru, ide-ide atau cara untuk melihat hal-hal? 


















Taksonomi Bloom Asli

Anderson Revisi Taksonomi
Pengetahuan
Pemahaman
Aplikasi
Analisis
Sintesis
Evaluasi

Gambar 1 - taksonomi yang asli dan revisi taksonomi


Beberapa perubahan yang lebih signifikan termasuk perubahan dalam terminologi, struktur dan penekanan. Ringkasnya masing pada gilirannya - 
Perubahan Terminologi
1.    Seperti digambarkan dalam tabel sebelumnya, nama dari enam kategori utama yang berubah dari nomina ke bentuk kata kerja. Alasan di balik ini adalah bahwa taksonomi yang mencerminkan berbagai bentuk berpikir dan berpikir adalah prosesaktif. Verba menggambarkan tindakan, bukan kata benda, maka perubahan.
2. Para subkategori dari enam kategori utama juga diganti dengan verba dan beberapa subkategori ditata kembali.
3. Kategori pengetahuan ini berganti nama. Pengetahuan merupakan hasil atau produk berpikir bukan bentuk pemikiran per se. Akibatnya, pengetahuan kata tidak pantas untuk menggambarkan kategori pemikiran dan digantikan dengan katamengingat gantinya.
4. Pemahaman dan sintesis yang diberi judul untuk memahami dan membuatmasing-masing, dalam rangka untuk lebih mencerminkan sifat pemikiran yang didefinisikan dalam setiap kategori.
Perubahan dalam Struktur
1. Bentuk satu dimensi dari taksonomi yang asli menjadi tabel dua dimensi dengan penambahan produk-produk pemikiran (berbagai bentuk yaitu pengetahuan). Bentuk pengetahuan yang tercantum dalam taksonomi direvisi sebagai faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif. Lihat Belajar untuk berpikir / Berpikir untuk belajar (Pohl, 2000) untuk informasi lebih lanjut tentang hal ini.
2 Para kategori utama diperintahkan dalam hal kompleksitas meningkat. Akibatnya, urutan sintesis (menciptakan) dan evaluasi (mengevaluasi) telah dipertukarkan. Hal ini untuk menghormati gagasan populer berpendapat bahwa jika seseorang menganggap taksonomi sebagai hirarki mencerminkan meningkatnya kompleksitas, maka berpikir kreatif (yaitu menciptakan tingkat taksonomi yang direvisi) adalah bentuk yang lebih kompleks daripada berpikir kritis berpikir (yaitu tingkatmengevaluasi. Dari taksonomi baru).
Secara sederhana, seseorang dapat menjadi kritis tanpa menjadi kreatif (hakim yaitu ide dan membenarkan pilihan) tetapi produksi kreatif seringkali membutuhkan pemikiran kritis (yaitu menerima dan menolak ide-ide di jalan untuk menciptakan ide produk, baru atau cara untuk melihat hal-hal. )
Perubahan dalam penekanan
1. Fokus utama adalah pada revisi taksonomi digunakan. Pada dasarnya, ini berarti bahwa taksonomi direvisi adalah alat yang lebih otentik untuk perencanaan kurikulum, pengiriman instruksional dan penilaian.
2. Revisi ditujukan untuk khalayak yang lebih luas. Taksonomi Bloom secara tradisional dipandang sebagai alat yang terbaik diterapkan pada tahun-tahun awal sekolah (yaitu tahun dasar SD dan SMP). Taksonomi direvisi lebih universal dan mudah diterapkan di SD, tingkat sekunder dan bahkan tersier.
3. Revisi menekankan penjelasan dan deskripsi subkategori.
Sebagai contoh, sub-kategori di tingkat Mengingat taksonomi meliputi:
Mengakui / Mengidentifikasi - pengetahuan Lokasi di memori yang konsisten dengan materi yang disampaikan.
Mengingat / Mengambil / Penamaan - Mengambil pengetahuan yang relevan dari memori jangka panjang.
Gambar di bawah ini memberikan gambaran yang komprehensif dari sub-kategori, bersama dengan beberapa pertanyaan pemula disarankan yang bertujuan untuk membangkitkan pemikiran spesifik untuk setiap tingkat taksonomi. Kegiatan potensial disarankan dan produk mahasiswa juga tercantum. 

















Kategori
Contoh kalimat pembuka
Potensi kegiatan dan produk

Mengakui
Mencari pengetahuan dalam memori yang konsisten dengan materi yang disampaikan.
Sinonim: Mengidentifikasi ...
Mengingat
Mengambil pengetahuan yang relevan dari memori jangka panjang.
Sinonim: Mengambil ....
Penamaan ... ...
INGAT
Mengakui
Mencari pengetahuan dalam memori yang konsisten dengan materi yang disampaikan.
Sinonim: Mengidentifikasi ...
Mengingat
Mengambil pengetahuan yang relevan dari memori jangka panjang.
Sinonim: Mengambil ....
Penamaan ... ...

Apa yang terjadi setelah ...?
Berapa banyak ...?
Apa itu ...?
Siapakah yang ...?
Dapatkah Anda menyebutkan ...?
Cari arti dari ...
Jelaskan apa yang terjadi setelah ...
Siapa yang berbicara kepada ...?
Mana yang benar atau salah ...?
Identifikasi siapa ....
Nama semua ... ..

Buatlah daftar dari peristiwa utama cerita.
Buatlah garis waktu peristiwa.
Buatlah tabel fakta.
Menulis daftar dari setiap potongan informasi yang Anda dapat ingat.
Apa hewan yang dalam cerita.
Buatlah grafik yang menunjukkan ...
Buatlah sebuah akrostik.
Membacakan sebuah puisi. 

Interpreting
Berubah dari satu bentuk representasi lain
Sinonim:
Parafrase ... Menerjemahkan, ... Mewakili, ... Klarifikasi ...
Mencontohkan
Mencari contoh spesifik atau ilustrasi dari suatu konsep atau prinsip
Sinonim:
Instantiating ... Ilustrasi ...
Klasifikasi
Menentukan sesuatu yang termasuk dalam kategori (misalnya, konsep atau prinsip).
Sinonim:
Categorising ... Subsuming ...
Ringkasnya
Menggambar kesimpulan logis dari informasi yang disajikan.
Sinonim:
Abstrak ... generalising ...
Menyimpulkan
Abstrak tema umum atau titik utama
Sinonim:
Ekstrapolasi interpolasi ... .. Memprediksi ... Penutup ....
Perbandingan
Mendeteksi korespondensi antara dua ide, objek, dll
Sinonim:
Kontras ... Pencocokan ... Pemetaan ...
Menjelaskan
Membangun model sebab-akibat dari suatu sistem.
Sinonim:
Membangun model ...

Dapatkah Anda menulis dalam kata-kata Anda sendiri?
Bagaimana Anda menjelaskan ...?
Dapatkah Anda menulis sebuah gambaran singkat ...?
Menurut Anda, apa mungkin terjadi berikutnya ...?
Siapa yang menurut Anda ...?
Apa gagasan utama ...?
Menjelaskan mengapa ....
Ilustrasikan ... ... ...
Apakah setiap orang bertindak dengan cara yang ... ... .. tidak?
Menggambar peta cerita.
Jelaskan mengapa karakter bertindak dalam cara yang mereka lakukan. 


Dipotong, atau menggambar gambar untuk menunjukkan
acara tertentu.
Menggambarkan apa yang Anda pikirkan gagasan utama mungkin telah.
Membuat strip kartun yang menunjukkan urutan
peristiwa.
Menulis dan melakukan sebuah pertunjukan berdasarkan cerita.
Menceritakan kembali cerita dalam kata-kata Anda sendiri.
Menulis laporan ringkasan acara
Siapkan flow chart untuk mengilustrasikan
urutan kejadian.
Membuat buku mewarnai.
Dipotong, atau menggambar gambar untuk menunjukkan peristiwa tertentu.Menggambarkan apa yang Anda pikirkan gagasan utama.
Membuat strip kartun yang menunjukkan urutan kejadian.
Menulis dan melakukan sebuah pertunjukan berdasarkan cerita.
Menceritakan kembali cerita dalam kata-kata Anda sendiri.
Menulis laporan ringkasan acara
Siapkan flow chart untuk mengilustrasikan urutan peristiwa.
Dipotong, atau menggambar gambar untuk menunjukkan peristiwa tertentu.Menggambarkan apa yang Anda pikirkan gagasan utama.
Membuat strip kartun yang menunjukkan urutan kejadian.
Menulis dan melakukan sebuah pertunjukan berdasarkan cerita.

Pelaksana
Menerapkan pengetahuan (sering prosedural) untuk tugas rutin.
Sinonim: Melakukan ....
Pelaksana
Menerapkan pengetahuan (sering prosedural) untuk tugas non-rutin.
Sinonim: Menggunakan ... ..

Dapatkah Anda menulis dalam kata-kata Anda sendiri?
Bagaimana Anda menjelaskan ...?
Dapatkah Anda menulis sebuah gambaran singkat ...?
Menurut Anda, apa mungkin terjadi berikutnya ...?
Siapa yang menurut Anda ...?
Apa gagasan utama ...?
Menjelaskan mengapa ....
Ilustrasikan ... ... ...
Apakah setiap orang bertindak dengan cara yang ... ... .. tidak?
Menggambar peta cerita.
Jelaskan mengapa karakter bertindak dalam cara yang mereka lakukan.

Membangun sebuah model untuk menunjukkan cara kerjanya
Membuat diorama untuk menggambarkan sebuah acara
Membuat lembar memo tentang bidang studi.
Membuat peta papier mache-/ model tanah liat untuk menyertakan informasi yang relevan tentang suatu peristiwa.
Ambil koleksi foto untuk menunjukkan suatu titik tertentu.
Buatlah permainan puzzle.
Menulis sebuah buku tentang topik ini untuk orang lain.

Membedakan
Membedakan bagian-bagian yang relevan dari yang tidak relevan atau penting dari bagian-bagian penting dari materi yang disampaikan.
Sinonim: diskriminatif, Memilih, Fokus, Membedakan,
Pengorganisasian
Menentukan bagaimana elemen-elemen cocok atau fungsi dalam struktur.
Sinonim: Outlining, Penataan, Mengintegrasikan, koherensi Mencari
Menghubungkan
Menentukan sudut pandang, bias, nilai, atau niat yang mendasari materi yang disajikan.Sinonim: mendekonstruksi

Yang kejadian tidak mungkin terjadi?
Jika. .. Terjadi, apa yang mungkin telah berakhir?
Bagaimana ... mirip dengan ...?
Apa yang Anda lihat sebagai hasil yang mungkin lainnya?
Mengapa perubahan terjadi ...?
Bisakah Anda menjelaskan apa yang telah terjadi ketika ...?
Apa beberapa atau masalah ...?
Dapatkah Anda membedakan antara ...?
Apa beberapa motif di balik ..?
Apa titik balik?
Apa masalah dengan ...?

Desain kuesioner untuk mengumpulkan informasi.
Tulis komersial untuk menjual produk baru
Buatlah diagram alir untuk menunjukkan tahap kritis.
Buatlah sebuah grafik untuk mengilustrasikan informasi terpilih.
Membuat pohon keluarga yang menunjukkan hubungan.
Merancang sebuah drama tentang area studi.
Menulis biografi orang belajar.
Menyiapkan laporan tentang bidang studi.

Memeriksa
Mendeteksi inkonsistensi atau kekeliruan dalam suatu proses atau produk.
Menentukan apakah suatu proses atau produk memiliki konsistensi internal. 
Sinonim: Pengujian, Mendeteksi, Pemantauan
Mengkritisi
Mendeteksi kelayakan prosedur untuk suatu tugas atau masalah.
Sinonim: Menilai

Apakah ada solusi yang lebih baik untuk ...?
Hakim nilai ... Apa yang Anda pikirkan ...?
Dapatkah Anda mempertahankan posisi Anda tentang ...?
Apakah Anda berpikir ... adalah hal yang baik atau buruk?
Bagaimana Anda menangani ...?
Apa perubahan .. yang akan Anda rekomendasikan?
Apakah Anda percaya ...? Bagaimana perasaan Anda jika. ..?
Seberapa efektif. ..? 


Melakukan perdebatan tentang isu minat khusus.
Membuat buklet tentang lima aturan yang Anda anggap penting. Meyakinkan orang lain.
Formulir panel untuk membahas pandangan.
Menulis surat kepada... Memberikan saran tentang perubahan yang diperlukan.
Menulis laporan setengah tahun.
Siapkan sebuah kasus untuk menyajikan pandangan Anda tentang ...

Membangkitkan
Datang dengan alternatif atau hipotesis berdasarkan kriteria
Sinonim: hipotesa
Perencanaan
Merancang prosedur untuk menyelesaikan beberapa tugas.memproduksi
Sinonim: Merancang
Memproduksi
Menemukan produk.
Sinonim: Membangun

Dapatkah Anda desain a. .. menjadi ...?
Dapatkah Anda melihat solusi yang mungkin untuk ...?
Jika Anda memiliki akses ke semua sumber daya, bagaimana Anda akan berurusan dengan ...?
Mengapa Anda tidak menemukan cara Anda sendiri untuk ...?
Apa yang akan terjadi jika ...?
Berapa banyak cara yang dapat Anda ...?
Dapatkah Anda membuat penggunaan baru dan tidak biasa untuk ...?
Dapatkah Anda mengembangkan sebuah proposal yang akan ...? 


Menciptakan sebuah mesin untuk melakukan tugas tertentu.
Desain bangunan untuk rumah studi Anda.
Membuat produk baru.Berikan nama dan merencanakan kampanye pemasaran.
Menulis tentang perasaan Anda dalam kaitannya dengan ...
Menulis sebuah acara TV bermain, wayang golek, bermain peran, lagu atau pantomim tentang ..
Desain catatan, buku atau sampul majalah untuk ...
Menjual ide
Memikirkan cara untuk ...